Minggu, 27 Maret 2011

Sedekah, Makanan Hati

Oleh Retno Sulisetiyani (Coorporate Secretary RBP)

Sebagian besar penerima manfaat RBP ternyata memiliki kebiasaan memberi meskipun sedikit. Alasan yang mereka utarakan hampir sama, yaitu meskipun dalam keadaan terbatas tapi jika disaat-saat ada harta berlebih (bantuan) harus berbagi. Subhanallah. Padahal mereka adalah orang-orang yang patut disantuni. Mungkin karena kebiasaan sedekah itulah langkah-langkah RBP menghampiri mereka.

Ada yang punya kebiasaan memberi kepada siapa saja yang datang meminta-minta. Sudah jadi kebiasaan, begitu alasannya. Tak banyak yang mereka beri. Mungkin hanya lima ratus-an rupiah. Namun, ada kenyamanan batin dihati mereka. Itulah yang membuat mereka merasa cukup dengan segala keterbatasan. Hati itu perlu makan, dan sedekah lah makanannya. Dan karena itu pula, kami selalu bisa melihat senyum di wajah mereka. Teduh.

Mungkin secara harta para mustahik itu tak berpunya, tapi hati mereka luas tak terkira. Ini yang kadang tak dimiliki orang-orang berharta. Selalu merasa kurang, hingga tega merampas hak-hak orang lain. Semoga kita tidak termasuk ke dalam golongan ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar